hidup

  • Indonesia.
  • Perkampungan Sasak.
  • Kantor Gubernur.
  • Sukarno.
  • Lombok.

Saturday, 9 February 2013

JALAN BERLUBANG ITULAH LOMBOK TENGAH


Oleh : Dedet Zelthauzallam
Kabupaten Lombok Tengah adalah salah satu kabupaten yang ada di NTB. Kabupaten ini memiliki potensi daerah yang bisa dikatakan sangat banyak tetapi pemda tidak bisa mengelola dengan baik. Hal ini membuat Lombok Tengah sangat kalah jauh khususnya dari infrastruktur jalan raya dengan kabupaten tetangga, Lombok Barat dan Lombok Timur. Jalan raya di Lombok Tengah ini sangat-sangat memprihatinkan.   
Banyak masyarakat mengatakan, kalau jalan sudah jelek, bergelombang dan berlubang itulah Lombok Tengah. Itulah kesan masyarakat terhadap Lombok Tengah. Saya sebagai masyarakat Lombok Tengah juga membenarkan hal itu. Rata-rata jalan di Lombok Tengah tidak ada yang bagus apalagi di desa-desa khususnya jalan dari Pasar Mujur, Kecamatan Praya Timur-Pasar Sengkol, Kecamatan Pujut. Meskipun tahun 2012 ada perbaikan jalan (baca : seadanya) dari Pasar sengkol-Dusun Ketangan, Desa Teruwai itu juga baru seper empat dari panjang jalan tersebut.
Jalan yang saya maksud di atas, kalau tidak salah dari saya SD tidak pernah diperbaiki secara total sampai sekarang. Saking jeleknya, saya juga tidak bisa katakan apakah itu jalan aspal atau apa. Lebih bagus jalan tanah dari pada jalan itu. Bayangkan saja kalau kita memakai mobil jalan yang seharusnya kita tempuh 10 menit bisa menjadi 40-50 menit.
 Saya sebagai masyarakat Lombok Tegah sangat prihatin dengan hal ini. Saya sangat bingung  kenapa Pemda Lombok Tengah tidak bisa seperti kabupaten tetangga. Kalau kita bandingkan sangat jauh perbedaannya. Saya sempat mempertanyakan anggaran Pemda Lombok Tengah buat apa? Pelayanan yang diberikan Pemda Lombok Tengah perlu dipertanyakan.    
Pemda Lombok Tengah setidaknya harus bisa menyelesaikan masalah jalan ini. Mengingat di Lombok Tengah sudah ada beberapa bangunan penting diantaranya Bandara Internasional Lombok, Pariwisata di Pantai Selatan, Dermaga Internasional di Awang, Kampus IPDN dan sebagainya. Bangunan-bangunan itu perlu ditunjang dengan jalan yang memadai, bukan hanya di pusat kota tetapi di jalan desa pun harus bagus.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah harus membuka mata dan hatinya untuk membangun daerah tercinta ini khususnya jalan raya. Apa gunanya otonomi daerah kalau malah membuat keadaan daerah ini makin tidak menentu. Pembangunan jalan yang tak kunjung jadi-jadi, membuat masyarakat Lombok Tengah merindukan orde baru yang lebih memberikan dampak pembangunan yang lebih baik. Jangan membiarkan masyarakat Lombok Tengah berpikir demikian. Pemda Lombok Tengah harus bisa memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat demi kemajuan Lombok Tengah.