hidup

  • Indonesia.
  • Perkampungan Sasak.
  • Kantor Gubernur.
  • Sukarno.
  • Lombok.

Wednesday, 8 May 2013

MENJELANG PEMILU, HATI-HATI MONEY POLITIC


Oleh: Dedet Zelthauzallam
Saat ini banyak orang menganalogikan pemilu itu sebagai money politic. Hal tersebut karena praktek money politic dalam pemilu sangat rentan terjadi, baik itu dalam pemilu presiden, legislatife,  pemilukada ataupun pilkades. Money politic itu bagian dari pemilu. Dimana money politic adalah penyakit akut dari pemilu.
Memang bisa dilihat bagaimana permainan money politic dalam suatu pemilihan, mulai dari proses awal pencalonan sampai tahapan pencoblosan. Money politic bukan hanya melibatkan calon, namun bisa melibatkan tim sukses, partai, KPUD maupun LSM. Mereka memiliki cara tersendiri dalam memainkan namanya money politic.
Money politic itu merupakan penyakit sosial yang akut dari setiap pemilu. Money politic sebagai penyakit sosial bisa menyerang siapa pun. Mengingat uang sebagai alat yang paling mudah dalam mempengaruhi orang lain (masyarakat).
Ada juga masyarakat menjadikan pemilu sebagai ladang menghasilkan duit. Oknum masyrakat tersebut sangat senang dengan adanya pemilu. Mereka tidak memikirkan dampak ke depan.
Seharusnya pemerintah membuat suatu aturan untuk mencegah terjadinya money politic ini. Meskipun saat ini memang sudah ada undang-undangnya, namun dinilai masih belum mampu mencegah masalah ini. Diperlukan suatu aturan yang lebih tegas lagi dalam memberantas money politic. Pemberian sangsi seharusnya diberikan kepada pihak pemberi maupun penerima. Hal tersebut untuk memberikan efek jera kepada semua elemen yang terlibat.
WARNING: Say No to Money Politic in PILGUB NTB   
Pada tanggal 13 Mei 2013, masyarakat NTB akan memilih gubernur dan wakil gubernur untuk periode 2013-2018. Masa depan NTB sangat tergantung dari bagaimana masyarakat NTB memilih. Memilih bukan karena melihat cagub/cawagub tersebut adalah saudara, bukan karena intervensi, ataupun bukan hanya pemberian uang. Tetapi memilih harus lebih karena kapabalitas dan integritas dari calon.
Kebanyakan saat ini pemilih sangat mudah terombang ambing oleh banyak faktor, apalagi oleh namanya money politic. Untuk itu masyarakat NTB harus bisa dewasa dalam memilih. Jangan mudah terpengaruh oleh uang yang ditawarkan oleh para calon melalui tim sukses.
Masyarakat NTB harus bisa mengantisipasi praktek money politic menjelang pemilu. Makin dekat pemilu money politic makin rentan. Memang money politic sangat menentukan pilihan dari masyarakat.
 Masyarakat NTB harus berani mengatakan no money politic. Jangan sampai masa depan NTB 5 tahun dijual dengan gocap maupun cepek. Dengan masyarakat NTB memilih karena money politic, maka masyarakat NTB mendukung praktek korupsi terjadi di NTB. Money politic merupakan dasar dari adanya praktek korupsi. Mahalnya biaya menuju kursi gubernur akan membuat gubernur tersebut melakukan tindakan yang kira-kira bisa mengembalikan modal selama mencalonkan diri.
Serangan fajar merupakan bagian dari money politic. Serangan fajar adalah hal yang sangat menentukan arah pilihan masyarakat. Serangan fajar dilakukan pada saat hari H, sebelum pemilih pergi ke TPS. Biasanya dilakukan dini hari oleh para tim sukses calon bersangkutan. Membagikan uang kepada masyarakat dilakukan demi terpilihnya calon bersangkutan.
Jadi harus ditekankan lagi kepada masyarakat NTB supaya tidak mau menerima dan melaporkan hal-hal seperti ini kepada pihak yang berwenang. Kalau kita cinta NTB, maka kita harus say no to money politic.