hidup

  • Indonesia.
  • Perkampungan Sasak.
  • Kantor Gubernur.
  • Sukarno.
  • Lombok.

Saturday, 18 May 2013

HARKITNAS: SAATNYA INDONESIA BANGKIT


Oleh: Dedet Zelthauzallam
Pada tanggal 20 Mei tahun 1908 adalah hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Dimana pada hari itu dikenal sebagai tonggak awal bagi bangkitnya semangat persatuan dan kesatuan Indonesia. Semangat nasionalisme tumbuh dan berkembang di tengah-tengah penjajahan di nusantara dengan lahirnya suatu organisasi Budi Utomo.
Organisasi Budi Utomo dipelopori oleh Dr. Sutomo dan para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen), yaitu Goenawan Mangoenkoemo dan Soeraji, serta digagas oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo. Organisasi ini awalnya bukan organisasi politik, tetapi lebih berorientasi pada sosisal, ekonomi dan kebudayaan. Namun dengan berjalan waktu oranisasi ini berubah menjadi suatu organisasi yang bertujuan untuk kemerdekaan Indonesia.
Lahirnya Budi Utomo dijadikan sebagai hari kebangkitan nasional. Ini sebagai bentuk penghargaan karena berkat lahirnya Budi Utomo banyak organisasi nasional yang lahir setelahnya. Dengan lahirnya Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 bisa dilaksanakan suatu kongres, yaitu sumpah pemuda.
Saatnya Indonesia Bangkit
Dewasa ini Indonesia sedang terpuruk dalam suatu krisis, khususnya krisis moral. Krisis kepemimpinan inilah yang menjadi pemicu dari problem yang selalu timbul di negara kita ini. Bisa kita melihat konflik vertical dan horizontal sangat rentan terjadi di Indonesia.
Selain itu bisa kita melihat bagaimana perilaku para pemimpin di negara kita saat ini bisa dikatakan sangat memprihatinkan. Dimana mereka tidak menunjukkan sikap sebagai seorang pemimpin. Para pemimpin di negeri ini lebih banyak melakukan KKN dan mereka bekerja hanya berorientasi pada keuntungan semata-mata, bukan kepada bagaimana cara untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.
Semangat nasionalisme seolah-olah sudah meredup di tengah-tengah zaman globalisasi ini. Seharusnya rakyat Indonesia lebih meningkatkan lagi rasa nasionalisme, kerena jiwa nasionalisme inilah sebagai benteng bagi kita dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.
Setelah 105 tahun Budi Utomo berlalu beginilah bentuk Indonesia. Seharusnya masyarakat Indonesia mengadopsi semangat para pejuang kemerdekaan kita yang memiliki semangat yang membara. Diperingatan hari kebangkitan nasional yang ke-105 seharusnya masyarakat Indonesia mengintropeksi diri dan mengenang perjuangan para pahlawan di masa lalu.
Makna dari peringatan hari kebangkitan nasional di tahun 2013 ini harus benar-benar dipahami oleh masyarakat Indonesia, lebih khususnya bagi para pemimpin di negeri ini. Ketika kita bisa memahami dengan baik maknanya, maka insaallah kita akan sadar akan besarnya pengorbanan para pendahulu kita dalam memperjuangkan kemerdekan. Dengan kita sadar maka kita bisa menumbuhkan semangat nasionalisme dalam diri kita.
Penulis berharap dengan peringatan hari kebangkitan nasional ini masyarakat Indonesia menjadi seorang yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, sehingga tujuan dari bangsa ini bisa tercapai. AYO BANGKIT NEGERIKU TERCINTA. IF WE LOVE INDONESIA: SAY NO TO KKN.