hidup

  • Indonesia.
  • Perkampungan Sasak.
  • Kantor Gubernur.
  • Sukarno.
  • Lombok.

Saturday, 29 June 2013

PBL DI KOTA MANADO

Oleh: Dedet Zelthauzallam
Dewasa ini, kebersihan lingkungan menjadi hal yang sangat urgen bagi setiap daerah, khususnya daerah perkotaan. Kebersihan bisa dikatakan menjadi suatu isu yang terus menerus disorot. Banyak kota-kota besar di Indonesia sudah mulai melakukan terobosan-terobasan dalam meningkatkan kebersihan lingkungan. Mulai dari cara mengeluarkan perda-perda tentang kebersihan, pengelolaan sampah dan lainnya.
Di Kota Manado ada suatu  program pemerintah kota yang bisa dinilai sangat bagus. Program yang dimaksud adalah program Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL). PBL ini merupakan suatu program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian dan partisipasi semua masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Jadi, pembangunan di Kota Manado sangat fokus di tingkat lingkungan. Ini bisa dilihat dari anggaran yang dikeluarkan oleh pemkot bagi setiap lingkungan.
Anggaran yang diberikan Pemerintah Kota Manado kepada setiap lingkungan adalah 75 juta per tahun. Anggaran 75 juta ini diberikan sebagai dana bagi setiap kepala lingkungan untuk membangun lingkungan masing-masing, khususnya masalah kebersihan.
Dengan adanya PBL ini, maka masyarakat Kota Manado memiliki peran sangat penting. Pemkot juga melakukan perlombaan-perlombaan supaya masyarakat makin termotivasi dalam menjaga lingkungan tetap bersih.
Dengan adanya PBL ini juga, masyarakat Kota Manado menjadi lebih bisa mengelola sampah, karena setiap lingkungan diharuskan membangun bank sampah. Bank sampah ini bertujuan untuk mengolah sampah supaya bermanfaat menjadi pupuk kompos atau lainnya.
Program PBL di Kota Manado perlu menjadi dicontoh oleh kota lainnya, supaya semua masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan.