hidup

  • Indonesia.
  • Perkampungan Sasak.
  • Kantor Gubernur.
  • Sukarno.
  • Lombok.

Monday, 10 June 2013

KAPAN KJS DAN UNIVERSAL COVERAGE ADA DI NTB?


Oleh: Dedet Zelthauzallam
Di era pemilihan langsung, banyak calon pemimpin baik itu bupati, gubernur dan presiden menawarkan visi/misi yang bisa dikatakan serba gratis. Mulai dari pendidikan gratis, kesehatan gratis, pelayanan administrasi gratis dan lainnya. Ini dimaksudkan tidak lain tidak bukan untuk bisa meraup suara terbanyak. Visi dan misi yang serba gratis ini tidaklah salah. Ini malah sangat menguntungkan bagi masyarakat, khususnya kalangan bawah.   
Di beberapa daerah di Indonesia sudah bisa kita lihat berapa banyak program dari gubernur dan bupati/walikota yang serba gratis. Misalnya program dari pemerintah DKI Jakarta di bawah pimpinan Jokowi-Ahok bisa dikatakan menjadi trend center, karena lebih banyak diliput oleh media. Program dari Jokowi-Ahok adalah Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Dua program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat, khususnya dalam aspek kesehatan dan pendidikan.
Program KJS dari Jokowi bukan satu-satunya program kesehatan gratis di Indonesia. Ada beberapa daerah kabupaten/kota yang sudah melaksanakan program seperti itu, salah satunya adalah Kota Manado. Kota Manado di bawah pimpinan Vicky Lumentut dan Harley AB Mangindaan telah melaksanakan program kesehatan gratis bagi masyarakat Kota Manado.
Pelayanan kesehatan gratis di Kota Manado, Sulawesi Utara dikenal dengan nama UNIVERSAL COVERAGE (UC).  UC ini bertujuan untuk memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi seluruh masyarakat Kota Manado. UC ini bisa dinikmati oleh siapa saja, asalkan memiliki KTP yang berdomisili Kota Manado dan Kartu Keluarga (KK). Jadi masyarakat Manado sangat gampang dan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan.
KJS dan UC merupakan contoh pemberian pengobatan gratis bagi masyarakat di DKI Jakarta dan Kota Manado. Ini perlu dicontoh oleh pemerintah daerah lainnya, khususnya NTB. Namun untuk Provinsi NTB program seperti itu akan sulit terlaksana. Mengingat anggaran daerah masih sagat minim. Jadi, masyarakat NTB harus bersabar untuk menunggu program seperti ini bisa terealisasi di NTB.