hidup

  • Indonesia.
  • Perkampungan Sasak.
  • Kantor Gubernur.
  • Sukarno.
  • Lombok.

Sunday, 9 June 2013

HARI JADI, BUDAYANYA ORANG SULAWESI UTARA


Oleh: Dedet Zelthauzallam
Indonesia memang memiliki budaya yang sangat plural. Antara daerah yang satu dengan daerah lainnya memiliki perbedaan, baik suku, agama, budaya dan ras. Ini memberikan warna tersendiri bagi bangsa Indonesia. Perbedaan yang ada antar daerah harus tetap saling menghargai dan menghormati, sehingga tidak menimbulkan konflik antar daerah.
Di Sulawesi Utara ada banyak perbedaan yang saya temukan dengan daerah asal saya Nusa Tenggara Barat (NTB). Perbedaan utamanya adalah dari segi agama. Di Sulawesi Utara agamanya mayoritas Kristen, sedangkan di NTB mayoritas muslim.
Selain agama, ada suatu kebudayaan di Sulawesi Utara yang saya katakan sangat unik, yaitu perayaan hari jadi (ulang tahun). Perayaan hari jadi ini merupakan suatu kebiasaan masyarakat Sulawesi Utara yang bisa dikatakan turun temurun dan terus dilaksanakan. Mau tua, muda dan anak kecil wajib hukumnya memperingati hari kelahirannya. Cara memperingatinya adalah dengan membuat pesta makan-makan.
Perayaan hari jadi ini merupakan bentuk rasa syukur atas umur yang diberikan Tuhan kepadanya. Dalam perayaan hari jadi ini, makanan yang wajib disajikan adalah kue lapis dan mie. Filosofinya kue lapis adalah menggambarkan umurnya akan berlapis-lapis, sedangkan mie filosofinya adalah untuk menggambarkar umurnya panjang seperti mie.
Bisa dibayangkan bagaimana di Sulawesi Utara itu setiap harinya tidak akan pernah terlewati tanpa pesta. Pasti setiap hari ada yang merayakan hari ulang tahunnya. Darisini bisa kita katakan bahwa bisnis rumah makan merupakan bisnis yang paling menjanjikan di Sulawesi Utara.   
Selain agama dan budaya, masih banyak sekali perbedaan antara NTB dengan Sulawesi Utara, baik itu dilihat dari bahasa, kebudayaan, ras dan lainnya. Namun yang saya mau katakan adalah perbedaan yang ada bukan menjadi penghalang antar daerah untuk bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagaimana semboyan di Sulawesi Utara yang mengatakan “torang samua bersaudara” artinya semua kita bersaudara.