hidup

  • Indonesia.
  • Perkampungan Sasak.
  • Kantor Gubernur.
  • Sukarno.
  • Lombok.

Monday, 28 October 2013

MAKNA DIBALIK PENGUKUHAN ANGKATAN XXII DI HARI SUMPAH PEMUDA

Oleh: Dedet Zelthauzallam
Pada tanggal 28 Oktober 2011 dilaksanakanlah pengukuhan praja IPDN Angkatan XXII di IPDN Jatinangor. Bapak Gamawan Fauzi selaku Menteri Dalam Negeri hadir langsung untuk mengukuhkan praja yang berjumlah 2005 orang. Praja yang merupakan perwakilan dari setiap daerah di Indonesia ini menjadi harapan baru untuk menjadi kader pemimpin di masa depan.
Dalam pengukuhan praja IPDN Angkatan XXII ini ada hal yang sangat berbeda, dimana pelantikan pamong praja muda ini bertepatan dengan perayaan peringatan hari sumpah pemuda yang ke-83. Pengukuhan di hari yang sangat bersejarah merupakan suatu hal yang spesial bagi angkatan XXII.
Kita ketahui bersama bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 adalah awal dari lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesai (NKRI), karena pada hari inilah pemuda Indonesia membuat komitmen bersama untuk mengakui kita itu bertumpah darah satu, berbangsa satu dan berbahasa satu. Ini bukan hal yang mudah, karena kita ketahui bersama bahwa saat itu Indonesia masih berada di bawah kekuasaan Belanda.
Semangat para pemuda untuk bersatu dalam melawan penjajah yang sudah berkuasa selama 3 abad bisa terlahir di tanggal 28 Oktober 1928 memiliki arti dan makna yang tidak akan pernah dilupakan sejarah bangsa ini. Semua bentuk kemajemukan di satukan menjadi satu, yang dibingkai dengan nama Indonesia. Sungguh luar biasa para pemuda angkatan 1928.  
Sejarah yang pernah ditorehkan para pemuda bangsa ini pada tanggal 28 Oktober 1928 menjadi salah satu alasan mengapa angkatan XXII ditakdirkan untuk dilantik pada tanggal yang sama. Seharusnya angkatan XXII merasa beruntung dan bangga bisa dikukuhkan di hari yang sangat bersejarah. Sepertinya angkatan XXII dipilih untuk bisa sebagai penerus semangat para pemuda 1928.
Pelantikan di hari yang sangat bersejarah harus menjadi suatu motivasi tersendiri bagi angkatan XXII untuk lebih baik dari angkatan lainnya. Pewaris semangat 1928 harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjawab problematika bangsa saat ini. Sepertinya dibutuhkan semangat pemuda 1928 dalam menyelesaikan masalah dan kegundahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini.
Angkatan XXII sebagai generasi yang dikukuhkan di hari sumpah pemuda ini menjadi harapan baru bangsa Indonesia. Angkatan XXII harus bisa menyiapkan diri dalam mengemban amanah sebagai generasi penerus angkatan 1928. Angkatan XXII akan diakui sebagai generasi 1928 oleh seluruh masyarakat Indonesia, apabila praja angkatan XXII memiliki kapabilitas dan integritas dalam memberikan perubahan untuk bangsa tercinta ini.
Angkatan XXII pasti bisa. Itulah salah satu kalimat yang sering dilontarkan sebagai penyemangat dalam setiap melakukan kegiatan. Jadi, angkatan XXII pasti bisa untuk mewarisi semangat para pemuda angkatan 1928 yang sudah mampu menyatukan kebhinnekaan yang ada di negeri ini. Saat ini angkatan XXII pasti bisa menghapus paham daerahisme atau sukuisme yang sudah mulai muncul.
Mari kita sebagai angkatan XXII katakan pasti bisa untuk membawa perubahan untuk negeri kita yang tercinta ini. Mari kita sama-sama menyiapakan diri untuk meningkatankan kapabilitas dan integritas kita. Sukses selalu angkatan XXII dimana pun anda berada. Insaallah kita akan selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menyelesaikan pendidikan serta kekuatan dalam mengemban amanah.