hidup

  • Indonesia.
  • Perkampungan Sasak.
  • Kantor Gubernur.
  • Sukarno.
  • Lombok.

Tuesday, 29 January 2013

BANGKITKAN NASIONALISME DENGAN JASMERAH


Oleh : Dedet Zelthauzallam
Konflik yang banyak terjadi akhir-akhir ini membuat masyarakat prihatin. Keprihatinan masyarakat ini wajar karena kebhinekaan yang ada membuat segala kemungkinan terjadi. Indonesia yang terdiri dari sekitar 17.508 pulau kecil dan besar, ditambah beraneka ragam suku, agama, ras dan etnis bisa dikatakan sangat rawan konflik. Konflik yang terjadi hanya bisa diredam dengan cara meningkatan rasa nasionalisme.
Memang rasa nasionalisme di masyarakat kita bisa dikatakan pudar. Hal inilah yang menyebabkan konflik antar warga masyarakat. Rasa nasionalisme ini perlu kita bangkitkan supaya kesatuan NKRI tetap utuh. Caranya mudah saja, masyarakat harus mengingat JASMERAH dari Sukarno. Jasmerah disini maksudnya adalah jangan sekali-kali melupakan sejarah. Masyarakat perlu mengingat bagaimana sejarah masa lalu bangsa ini.
Sejarah bukan hanya sebagai masa lalu yang tidak memiliki arti dan makna. Sejarah ini bisa menjadi penyatu bangsa, pembangkit rasa nasionalisme dan seterusnya. Jadi kita sebagai penerus bangsa hendaknya selalu mengingat sejarah bangsa ini. Dengan melalui sejarah panjanglah NKRI bisa seperti ini.
Keutuhan NKRI hendaknya sebagai harga mati bagi masyarakat Indonesia. Ketika mengingat sejarah maka kemerdekaan Indonesia didapat dari jerih payah pahlawan yang tidak mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya saja. Harta sampai nyawa pun sanggup mereka korbankan untuk kemerdekaan Indonesia dan masa depan anak cucunya. Alangkah kecewanya para pahlawan kemerdekaan bangsa ini ketika melihat konflik-konflik yang terjadi saat ini.
Sekali lagi masyarakat Indonesia hendaknya mulai sekarang harus mengingat jasmerah demi keutuhan NKRI. Semangat nasionalisme akan muncul ketika mengingat jerih payah pahlawan bangsa ini merenut kemerdekaan dari tangan penjajah.