hidup

  • Indonesia.
  • Perkampungan Sasak.
  • Kantor Gubernur.
  • Sukarno.
  • Lombok.

Tuesday, 26 November 2013

POTRET PAHLAWAN TANPA JASA

Oleh: Dedet Zelthauzallam
Setiap tanggal 25 November kita memperingati namanya hari guru. Guru merupakan seseorang yang memiliki tugas untuk mengajarkan suatu ilmu. Mendidik, membimbing, melatih dan sejenisnya serta membuat anak didik yang tidak tahu menjadi tahu, yang tidak paham menjadi paham menjadi tugas utama dari seorang guru. Luar biasa memang jasa seorang guru. Itulah yang menyebabkan guru mendapat julukan pahlawan tanpa tanda jasa.
Guru sangat berperan penting dalam memberikan kontribusi membangun bangsa ini. Salah satu tujuan negara yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka yang memiliki tugas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa adalah guru. Gurulah yang mencetak para pemimpin bangsa ini. Dari presiden sampai tingat paling bawah merupakan hasil kerja dari guru.
Lalu yang menjadi pertanyaan, bagaimana negara ini menghargai jasa guru? Pastinya kita semua bisa menjawab. Meskipun anggaran negara sudah dialokasikan sebesar 20%, nasib para guru di negeri ini masih banyak di bawah standar. Banyak guru harus bekerja keras setelah pulang mengajar. Pekerjaan sampingan menjadi alternatif guru untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Inilah potret guru di negeri tercinta ini. Meskipun banyak program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya program sertifikasi, tetapi ternyata hanya dinikmati oleh sebagian kecil guru di Indonesia. Masih banyak guru yang harus mencari tambahan rupiah setelah mengajar di sekolah.
Pemerintah pastinya sudah memikirkan bagaimana cara untuk bisa meningkatkan kesejahteraan para guru. Guru harus bisa lebih diperhatikan supaya pendidikan anak bangsa menjadi lebih baik. Sekolah sangat berperan penting dalam membentuk karakter anak. Gurulah yang menjadi pendidik yang bisa membentuk karakter anak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yang tertuang dalam sila Pancasila dan batang tubuh UUD 1945.
Guru sebagai pendidik memiliki jasa yang luar biasa. Jadi pemerintah sudah sepantasnya memberikan poin lebih kepada para guru. Tanpa guru maka masa depan bangsa ini akan menjadi kelam. Saat ini saja, kita bisa melihat bagaimana anak bangsa ini semakin mengarah ke arah yang sangat bertentangan dengan dasar negara kita. Guru harus lebih bekerja keras untuk bisa mengubah karakter abak bangsa yang seperti itu. Guru harus berani, karena guru adalah seoarang manusia yang mendapatkan amanah dalam mencerdaskan bangsa.
Note:

Terima ksih guru-guruku. Saya bisa seperti ini karena berkat guru. Guru saya berhutang banyak padamu.  Tanpamu saya tidak akan bisa seperti sekarang.